Selasa, 29 Mei 2012

Kisah 3 Pengembara Cinta

Ini berawal dari tahun ajaran baru di universitas swasta di jakarta ,tapi sory saya tidak akan akan menceritakan tentang sekolah ini tapi lebih tepatnya 3orang mahasiswa yang mengalami nasib yang kurang beruntung dalam hal gadis ataupun percintaan. Saya perkenalkan saja karakter pertama dari cerita ini : 1. Nama : doni kusumo atmo wijoyo Lahir : blasteran (bandung tegal ) Hobi : ngibulin ema,trus ngabisin duit buat cewe tpi selalu gagal Perawakan: tinggi 175,rambut lurus berdiri,wajah lumayan ganteng 2. Nama : chaerul setiawan (call me ‘irul’) Lahir : kuningan Hobi : sembahyang dan mengaji (jelas beda bgt ama yng d atas) Perawakan: kurus item dekil,tapi agak manis 3. Ni personil terahir kisah ini... Nama : bagus witjaksono Lahir : djogjakarta Hobi : belajar dan membaca,namun minim pengetahuan tentang cewe Perawakan: kacamata ,rambut agak kriting kpribadian dingin (cool) Udeh cukup buat pengenalan lanjut aje ke ceritanye, dimulai dari si doni yang hidupnya mungkin didedikasikan untuk memburu para gadis sampe2 duit,hape,ngutang,ampe ngibulin ema cuma buat ngedate ama cewe namun akhirnya selalu gagal sampai akhirnya dia frustasi dan nyaris berfikir takdirnya menjadi homo. Berikutnya kisah bung irul, jauh jauh dateng dari kampung untuk menuntut ilmu di ibu kota jakarta yang kejamnya melebihi ibu tiri dan nasibnya pun tak berbeda jauh dengan bung doni namun gak separah bung doni si tapi hampir bisa di bilang kisah percintaannya selalu kandas di tengah jalan tan pernah mengalami ending yang bagus dalam hidupnya,dan akhirnya pun irul juga frustasi sama kayak si doni. Dan ini sobat yang terahir mas bagus dia memiliki nasib yang jauh berbeda dengan doni dan irul namun yang menyedihkan si bagus blom pernah pacaran semenjak lulus SD dikarenakan si bagus orang yang gak punya keberanian ngomong ama cewe apalagii nembak,dan kebiasaannya selalu gagap saat ngomong ama cewe yang dia suka. Eet sebentar dalam kisah ini mereka bertiga sebenarnya belum berteman namun entah takdir atau apapun itu mempertemukan mereka di kantin bakso mbok resoh,saat ke tiga orang ini sedang dalam keadan galau dan nestapa ketika itu pula takdir benar-benar mempertemukan mereka yang dimulai gara gara si bagus menumpahkan mangkuk berisi bakso panas ke wajah s doni dan tergeraklah si irul yang membenci kekerasan untuk menghentikan keributan”takdir sungguh aneh memang” dan ketiganya tanpa mereka sadari mulai menunjukan sinyal sinyal pertemanan. Keesokan harinya mereka bertemu lagi dan mengobrol di kantin bakso mbok resoh, lalu mereka curhat tentang kisah cinta masing masing ,dan dari sudut yang tak terduga terlontar kata “Ki djarwo” sontak mereka bertiga bertanya kepada mbok resoh ,siapa ki djarwo mbo?. Sebenarnya mbo resoh tidak ingin membicarakannya karna itu hanya mitos namun ketiga sahabat itu sangat antusias untuk mendengarkan kisah ki djarwo,lalu mbo resoh menjelaskan siapa itu ki djarwo dan dimana ia berada,setelah penjelasan berahir ketiga orang tersebut sadar bahwa ini akan menjadi petualangan yang sulit demi mencari jati diri mereka ,namun tekad mereka sudah bulat dan petualangan mencari ki djarwopun di mulai. Mereka pun memulai petualangan mereka menuju ki djarwo yang keberadaannyapun hanya legenda dan konon ki djarwo berada di hutan belantara yang seorangpun tidak pernah benar2 bertemu dengannya,tapi dengan keyakinan dan tekad yang bulat mereka pergi dengan petunjuk seadanya yang di berikan mbok resoh. Rintangan demi rintangan datang bertubi-tubi namun mereka tidak kenal menyerah malah banyak kejadian kocak yang tidak mereka sangka memperat hubungan pertemanan mereka. Siang berganti malam dan mereka terpaksa harus berkemah di tengah hutan dan mereka segera membuat api unggun dengan kayu bakar seadanya di sekitar tempat berkemah, tanpa di sadari ini sudah tengah malam dan keadaanpun semakin menyeramkan sampai2 mereka tidak berani untuk tidur dan lebih memilih berjaga2 bertiga, dan tiba-tiba irul bercerita tentang kisah2 mistis sewaktu ia di kampung sontak doni dan bagus merinding disko,dan yang lebih genting lagi bagus kebelet namun dia gak berani buang aer sendiri dia memaksa doni dan irul mengantarnya namun mereka berdua langsung saja berspekulasi tapi bagus dengan wajah lucu imut dan memelas ditambah beberapa tetesan air mata mereka berdua menyerah “oke gus,tapi jangan lama lo ye!!”kata doni. Gak kerasa udeh 15menit bagus buang aer,doni ketar ketir “gus lama lu gua jga pngn ber*k nih”kata doni. “setdah ,selloooow nanggung apa?”kata bagus. “yoo”kata doni. “aduh cuy gua jga pngn nih”kata irul. “ah ngiri aje lu rul”doni. “aa beungeut sia rukbak ngiri [basa sunda]”kata irul. “apaan rul, kgk ngarti gua?”kata doni dengan tampang pas pasannya. Irul bilang “kefo deh”. Di tengah2 kondisi buang hajat doni menyadari kok si bagus tak berkicau ye?”iye juga ye?”irul terhentak,segeralah doni dan irul bergegas menuju semak tempat bagus melancarkan aksi buang hajatnya, tapi saat irul dan doni menuju lokasi bagus ternyata bagus tidak ada,waaah keadaan semakin ketar-ketir bung. Lalu mereka berdua bergegas kembali ke tempat kemah dan di tengah jalan doni menemukan celana dalam bagus yang tertinggal,doni dan irul tetap kembali ke kemah untuk mengambil peralatan mereka dan segera mencari keberadaan si bagus. Tanpa di sadari fajar sudah menyingsing dan merekapun mulai kelelahan dalam pencarian, dan di saat keadaan semakin sulit tiba-tiba datang seorang nenek pencari kayu bakar yang misterius dan irul pun bertanya pada si nenek “maaf nek,nenek liat temen kami yang lewat sini gak ciri2nya rambutnya kiting trus pake kacamata nek?”kata irul. “ulah kaditu jang,ulaah”kata si nenek. Irul pun beraksi dengan gaya sundanya”kunaon atuh mih?”ceuk si irul ka si mimih. “pokonamah ulah wae,peupeujeuhnya!”kata si nenek sambil pergi menjauh. Doni???????kebingungan dengan percakapan tadi... tadi ngomong apaan rul?gaak,tapi ada yang aneh nih ama si nenek dia bilang tadi jangan kesana, kesana kemane maksudnye ye?irul makin bingung, apalagi doni ye Cuma bisa mangap. Tiba-tiba dari kesunyian doni dan irul mendengar suara orang dari kejauhan,doni dan irulpun menuju tempat keberadaan suara tersebut dan doni pun kaget ternyata ada sebuah padepokan tersembunyi di tengah hutan belanatara ini. Doni memaksa masuk untuk memeriksa keadaan di dalam namun irul mencegah doni seperti saran si nenek, tapi mereka berdua sepakat masuk secara diam2 untuk memeriksa kedalam dan ternyata mereka melihat bagus di dalam padepokan yang bernama”Padepoka Cahaya Cinta Ki Djarwo”. “ki djarwo ki djarwo cuy,sambil nyengir nyengir”si irul. “e kampret knape lu?”doni kebingungan. “ki djarwo cuy ki djarwoo,mbok resoooh”.irul. “serius luu?”doni. “lu baca aje noh!”doni melihat plank baligo padepokan ki djarwo. Waaah lebih baik kita masuk secara terang2an aja rul kata doni,benerjuga kata lo lagi pula ini tempatnya ki djarwo trus si bagus juga kan ada di dalem,daripada penasaran mending langsung cari aja ki djarwo ama si bagus. Tanpa perlu waktu lama ki djarwo malah dateng sendir tanpa perlu di cari2,”ada perlu apa kalian anak muda mencari padepokan ini”ki djarwo, “anu ki kami mau nyari tmen kami skalian kami mau berguru kepada aki,bolehkan ki?”doni. “oh maksud kalian anak muda yang keriting itu ya?,ttrus kalian datang kemari untuk berguru kepadaku?”ki djarwo. “ooh,iyya ki”irul. “oooh bisssa,kalian pasti kemari untuk belajar ilmu bagaimana cara menaklukan gadis gadis cantik sexy dan aduhaikan?”kata ki djarwo. “bagaimana aki tau,padahal kami belum ngomong ki,,aki emank sakti”kata irul. “sakti gundulmu,dari dulu aki buka praktek masalah cinta nak bahkan aki buka asrama dengan berbagai klas, ada bisnis,ekonomi sama eksekutif”ki djarwo. Mereka terkaget-kaget mendengar penjelasan dari ki djarwo tentang padepokan dan misi padepokan ini didirikan,weuui ngapain lu pada kemari?kata si bagus dari jauh trus bagus pun menceritakan bagaimana dia bisa sampe kemari trus belajar di padepokan ini. Baguspun mulai menceritakan bagaimana ia bisa sampai ke padepokan ini, jadi pas gua lagi menikmati buang aer tiba2 ada gadis cantik manggil gua sob tapi pas gua samperin ternyata itu setan cuy ,langsung aje gua ngacir mane waktu itu gua lupa ceb*k lagi trus celana gua ilang di tengah jalan tapi untungnya gua nemu suara orang lagi ngobrol eeh ternyata ada padepokan di tengah utan jadi gua masuk aje ke dalem dan ternyata yang punya padepokan ini ki djarwo ”orang yang kita cari2”tutur si bagus. Berhubung doni ma irul udah kecapean merekapun ingin beristirahat dan tidur lalu baguspun mengantar mereka ke kamar, fajarpun tiba mereka bertigapun akhirnya bangun dan keluar kamar untuk melihat suasana di luar dan seketika pandangan mereka bertiga tertuju pada aula padepokan dimana ki djarwo sedang menjadi instruktur senam,”hei kemari kalian”ki djarwo. “iya ki,ada apa ya ki?”bagus. “cepat masuk barisan,pagi2 enaknya olah raga,cepetan!”ki djarwo. “baik ki”bertiga. Setelah senam berakhir ki djarwo menyuruh mereka bertiga datang ke ruangan ki djawo pada saat tengah malam dan ketiga bocahpun mengiyakan,tengah malampun hampir tiba dan mereka segera menuju ruangan aki djarwo. “assalamualaikum kii,boleh kami masuk?” mereka bertiga. “tunggu,tunggu sebentar!”ki djarwo. “ada apa ya ki?”bagus. “enggaak ,aki lagi BBMin si nini sabentar,yo silahkan masuk!”ki djarwo. “iya ki”mereka bertiga. Tanpa banyak basa basi aki pun langsung bertanya apa tujuan utama mereka mencari aki pasti bukan karena perempuan saja pasti ada yang lainnya juga?tutur ki djarwo. “betul ki”doni,”iya ki kami kemari atas saran mbok resoh”irul,”iya katanya aki punya berbagai jurus untuk menalukan gadis gadis ki?”bagus. “ooh adaa,tapi apa kalian sangguuup dengan syarat yang akan aki berikan nanti?”ki djarwo. “sanggup ki,tapi apa saja persyaratannya ki?”ketiganya. “ooh itu,tenaaaang nanti aki SMSin pada malam jum’at kliwon besok”ki djarwo. “?????”bagus irul dan doni. Merekapun keluar dari kamar si aki dan kembali menuju kamar mereka untuk kembali tidur,hari hari berganti dan tanpa mereka sadari ini sudah hari ke3 mereka di padepokan dan merekapun sudah tidak sabar menunggu saat tengah malam nanti. Auuuuuu ,tanda tengah malam sudah hampir tiba dan merekapun berdebar-debar menunggu sms dari si aki”kriiing”bunyi sms,donipun membuka sms dan isinya mereka di suruh pergi ke ruangan rahasia aki yaang ada di belakang padepokan. Bergegaslah mereka bertiga menuju tempat yang di tentukan si aki,”assalamualaikum ki?”ketiganya. “silahkan masuk nak!”ki djarwo,”baik ki”ketiganya. “baik ki syarat apa yang aki berikan?”ketiganya “sabbar dulluu!”tutur ki djarwo. “syarat mudah saja kok,pertama kuatkan niat kalian untuk menguasai jurus ini,kedua kuatkan mental kalian untuk menimba jurus jurus yang akan aki berikan,ketiga puasa 40 hari 40 malam,dan yang terakhir yang paling penting kalian harus bertapa selam 3 tahun di bukit tengkorak, bagaimana?”ki djarwo. “dengan wajah kaget setengah struk doni irul dan bagus,apa tidak ada cara lain untuk menguasai jurus ini ki?”mereka bertiga dengan penuh harapan. “tentu saja ada,-satu kalian lakukan pembayaran administrasi untuk biaya pembelajaran dan penginapan disini,kedua kalian harus bayar iuran listrik air telpon dan internet,dan terahir isiin pulsa aki donk yang paket internet BB 3 bulan,gimana?”ki djarwo. “’baiklah ki kami pilih syarat yang kedua saja,kami akan melunasinya nanti nunggu kiriman orang tua ki”doni. “nah kita gimana donk?”irul dan bagus. “tenang aje,lu semua gua bayarin yang penting kita mesti nguasain jurus ini demi masa depan cerah yang menunggu kita didepan”.doni dengan lantang. Irul dan baguspun sontak senang mendengar perkataan si doni,lalu setelah semua urusan di padepokan selesai dan ilmu ki djarwopun sudah di turunkan kepada mereka bertiga akhirnya mereka siap untuk kembali ke kota dan menaklukan para gadis. Sudah satu minggu dan akhirnya mereka berhasil kembali ke rumah dan tibalah hari pembalasan untuk para gadis yang telah menyia-nyiakan mereka,”inilah satnya buung,saatnya pembalasan”doni, “betul don”tutur irul dan bagus. Akhirnya mereka melancarkan serangan balasan dengan rencana mereka masing2 terhadap gadis yang menyakiti mereka dulu dan bahkan mereka semakin parah dengan mempermainkan semua perasaan wanita di sekolah bahakan mereka sampai menyandang gelar legenda disekolah mereka dengan panggilan”3 empu playboy”. Namun setelah semakin lama dan trus semakin lama mereka seakan kehiilangan arah dan cinta sejati dalam hati mereka dan berubah menjadi pria yang hanya mempermainkan wanita namun tidak bisa merasakan cinta mereka,dan di tengah kegundahan hati mereka bertiga tiba2 datang sms dari ki djarwo dan ki djarwopun sudah memprediksi bahwa ini akan terjadi dan salah satu cara untuk mengembalikan mereka seperti semula adalah dengan meminta maaf secara tulus kepada semua wanita yang pernah mereka sakiti dan segeralah temukan cinta sejati mereka agar kekuatan terlarang itu bisa terhapuskan dari diri mereka. Itu adalah persyaratan yang sulit bagi Doni,Irul dan bagus setelah mereka sampai sejauh ini tidak mungkin mereka mau mmilih jalan kembali menjadi seperti dulu yaitu 3 orang pecundang yang tidak pernah merasakan manisnya cinta,hari demi hari dan akhirnya sudah 2 minggu mereka semakin galau dan kacau dan san saat mereka makan di kantin mbok resooh dengan tutur kata lembut dan manis datang tiba2 dari mbok resoh untuk menyadarkan mereka bertiga bahwa hidup seperti itu bukanlah sesuattu yang paling penting melainkan menjadi diri sendiri yang bisa dicintai banyak orang dengan kejujuran apa adanyalah. Dan mereka bertiga pun sadar dan segera minta maaf kepada semua wanita, namun mereka bertiga kembali menjadi orang biasa yang tidak diperhatikan namun mereka bahagia karena itulah mereka dengan apa adanya... Sekian cerita ini semoga kalian para pembaca bisa menikmati cerita ini walau masih banyak kekurangan didalamnya,wassalamualaikum wr wb. Pengarang : Riza firmansah Email : rizafirmantap@yahoo.com Blog : riza.blogspot.com Alamat : depok, komp.depen kel.harja mukti rw 10 blok G21 No telp : 087889467617

Jumat, 25 Mei 2012

Cerpen otong

Ini berawal dari tahun ajaran baru di universitas swasta di jakarta ,tapi sory saya tidak akan akan menceritakan tentang sekolah ini tapi lebih tepatnya 3orang mahasiswa yang mengalami nasib yang kurang beruntung dalam hal gadis ataupun percintaan. Saya perkenalkan saja karakter pertama dari cerita ini : 1. Nama : doni kusumo atmo wijoyo Lahir : blasteran (bandung tegal ) Hobi : ngibulin ema,trus ngabisin duit buat cewe tpi selalu gagal Perawakan: tinggi 175,rambut lurus berdiri,wajah lumayan ganteng 2. Nama : chaerul setiawan (call me ‘irul’) Lahir : kuningan Hobi : sembahyang dan mengaji (jelas beda bgt ama yng d atas) Perawakan: kurus item dekil,tapi agak manis 3. Ni personil terahir kisah ini... Nama : bagus witjaksono Lahir : djogjakarta Hobi : belajar dan membaca,namun minim pengetahuan tentang cewe Perawakan: kacamata ,rambut agak kriting kpribadian dingin (cool) Udeh cukup buat pengenalan lanjut aje ke ceritanye, dimulai dari si doni yang hidupnya mungkin didedikasikan untuk memburu para gadis sampe2 duit,hape,ngutang,ampe ngibulin ema cuma buat ngedate ama cewe namun akhirnya selalu gagal sampai akhirnya dia frustasi dan nyaris berfikir takdirnya menjadi homo. Berikutnya kisah bung irul, jauh jauh dateng dari kampung untuk menuntut ilmu di ibu kota jakarta yang kejamnya melebihi ibu tiri dan nasibnya pun tak berbeda jauh dengan bung doni namun gak separah bung doni si tapi hampir bisa di bilang kisah percintaannya selalu kandas di tengah jalan tan pernah mengalami ending yang bagus dalam hidupnya,dan akhirnya pun irul juga frustasi sama kayak si doni. Dan ini sobat yang terahir mas bagus dia memiliki nasib yang jauh berbeda dengan doni dan irul namun yang menyedihkan si bagus blom pernah pacaran semenjak lulus SD dikarenakan si bagus orang yang gak punya keberanian ngomong ama cewe apalagii nembak,dan kebiasaannya selalu gagap saat ngomong ama cewe yang dia suka. Eet sebentar dalam kisah ini mereka bertiga sebenarnya belum berteman namun entah takdir atau apapun itu mempertemukan mereka di kantin bakso mbok resoh,saat ke tiga orang ini sedang dalam keadan galau dan nestapa ketika itu pula takdir benar-benar mempertemukan mereka yang dimulai gara gara si bagus menumpahkan mangkuk berisi bakso panas ke wajah s doni dan tergeraklah si irul yang membenci kekerasan untuk menghentikan keributan”takdir sungguh aneh memang” dan ketiganya tanpa mereka sadari mulai menunjukan sinyal sinyal pertemanan. Keesokan harinya mereka bertemu lagi dan mengobrol di kantin bakso mbok resoh, lalu mereka curhat tentang kisah cinta masing masing ,dan dari sudut yang tak terduga terlontar kata “Ki djarwo” sontak mereka bertiga bertanya kepada mbok resoh ,siapa ki djarwo mbo?. Sebenarnya mbo resoh tidak ingin membicarakannya karna itu hanya mitos namun ketiga sahabat itu sangat antusias untuk mendengarkan kisah ki djarwo,lalu mbo resoh menjelaskan siapa itu ki djarwo dan dimana ia berada,setelah penjelasan berahir ketiga orang tersebut sadar bahwa ini akan menjadi petualangan yang sulit demi mencari jati diri mereka ,namun tekad mereka sudah bulat dan petualangan mencari ki djarwopun di mulai.

Senin, 19 Maret 2012

KENAIKAN BBM

KENAIKAN BBM

Berbicara tentang kenaikan BBM banyak mengundaqng tanda Tanya, kericuhan, dan kerusuhan dimana-mana, banyak yang berkomentar biasa namun bagi kalangan bawah atau rakyat kecil mengeluh dengan keadaan yang akan semakin buruk ini dikarenakan dengan kenaikan BBM ini apa yang akan terjadi dengan harga sembako dan lainya?

Dilain pihak saya sendiri jujur tidak bahkan sangat tidak setuju dengan rencana kenaikan BBM ini namun apa daya setelah saya melihat secara langsung dari berita bahwa “harga minyak dunia terus naik, mau bagaimana lagi jelas Negara tidak mungkin mengelak dengan hal ini, kita atau rakyat keil hanya bias berharap kepada Negara, bagaimana langkah selanjutnya yang akan ditempuh pemerintah setelah kenaikan BBM ini, seperti menanggapi kenaikan harga sembako yang pasti akan melambung dan yang lebih penting bagaimana Negara akan menghadapi emosi masyarakat “rakyat kecil tentunya” yang pasti tida akan terkendali dan kemungkinan besar aka berdampaknya pada tingkat kemiskinan dan kejahatan di negeri kita ini.

Peran system informasi dalam pembangunan

Peran system informasi dalam pembangunan

System informasi ialah suatu system penginformasian secara cepat,tepat,dan sederhana yang membuat penggunanya lebih mudah dalam mengolah dan menerima informasi. Terutama dalam pembangunan system info
rmasi ini jauh lebih brguna atau efektif di bandingkan system manual/kerja orang yang contohnya saja penggunaan data base di perkantoran,rumah sakit,indomaret,bahkan saat ini system informasi melebarkan sayapnya dengan mulai menjamah usaha kecil menengah.

Dari peran system informasi ini orang ataupun suatu organisasi mungkin mulai lebih tertarik dengan cara kerja system ini yan sangat efektif. Namun dampak negative dari system ni yaitu lebih ke ketergantungan pada system dan berlanjut kepada ketidak percayaan terhadap kinerja manusia. Namun alangkah baiknya bila kinerja manusia dan system saling mendukung atau memiliki keseimbangan.

Essay tentang korupsi di Indonesia

Essay tentang korupsi di Indonesia

Korupsi ya, ngomong ngomong tentang korupsi itu udah bukan sesuatu yan tabu lagi,dari mulai para pejabat,menteri,hakim,jaksa,ampe pejabat desa aja mungkin pernah ngerasaain yang namanya korupsi.

Sebenarnya saya juga ingin bertanya apa yang menjadi awal penyebab orang mulai orupsi, kebutuhankah,kesempatan,terlilit hutang atau Cuma iseng saja?yang mana aja bias jadi penyebab terjadinya korupsi karena semua orang memiliki keadaan yang berbeda. Yang jadi permasalahannya bagaimana cara pemerintah ataupun kita sebagai masyarakat memberantas tikus-tikus nakal yang senang makan duit haram?.

Pertama mungkin bias dengan cara menulusuri dari awal hingga keakar-akarnya ,namun dalam kenyataannya KPK sendiri pun belum sanggup menghilangkan INDONESIA dari para koruptor yang semakin marak dan nge-trend ini. Bahkan mungkin KPK itu sendiri pernah melakukan korupsi,siapa tau kan?? Jadi kesimpulan saya ialah sangat MUSTAHIL saat ini untuk memberantas korupsi di negeri ini,negeri INDONESIA tercinta.

Rabu, 14 Maret 2012

Topik PI ku

Topik pi ku

Di jaman teknologi seperti sekarang ini,teknologi sudah merambah ke segala aspek seperti ,perkantoran,rumah sakit dan bahkan ke penduduk pedesaan yang sebenarnya agak sulit untuk mengakses teknologi ini,sebut saja internet.

Internet ini memang di butuhkan bagi banyak pihaik seperti pegawai,pejabat,militer,ibu rumah tangga,dan bahkan anak anak.Di samping kemudahan dalam pengaksesanny...a internet ini banyak berguna dalam berbagai hal seperti e-mail dan untuk hiburan internet juga menyediakan game online.Namun dibalik hal positif itu internet memiliki dampak negative pula yaitu “ketergantungan” terhadap teknologi ini.Banyak orang dewasa dan anak kecil trus menghabiskan waktunya dengan internet hanya untuk memainkan game online dan bagi remaja putrid yang trus bergulir dengan dunia social network mereka seperti faebook dan twitter.

Hal ini pasti mengundang ke khawatiran orang tua yang tidak ingin anak mereka “Gila Online” bahasa gaulnya.Itu semua dikarenakan boros uang dan waktu,wajar dong orang tua mana yang ingin anaknya menghabiskan uang dan waktunya untuk warnet saja.Untuk itu saya ingin mencoba membuat suatu aplikasi atau system agar orang tua dapat memantau dimana keberadaan sang anak agar orang tua tidak terlalu kehilangan kendali atas si anak itu sendiri.Dimana system itu bekerja seperti GPS yang akan melacak keberadaan si anak yang menggunaka GPS pula dalam jangkauan jarak tertentu,namun dalam hal ini saya membutuhkan fungsi fungsi dari smartphone yang sedang booming ini.

Sekian topic dari saya walaupun saya menyadari ini bukan apa apa melainkan baru sekedar ide namun saya berharap dapat merealisasikannya.

Wassalamualaikum wr.wb

Rabu, 30 November 2011

Play out in Tambora

Play out in Tambora

“Allahuakbar…allah….huakbar…!!!” dengan lantang Zaidi member milis HC dari Malaysia mengumandangakan suara azan saat berada di puncak Gunung Tambora. Ya melihat bentangan pemandangan alam dari puncak Tambora ini terasa betul keagungan tuhan dan kecilnya kita dibandingkan dengan Nya. Menikmati kendahan dan pemandangan spektakuler dari kawah Gunung Tambora yang merupakan kawah kaldera terbesar di dunia ini, membuat perjalanan panjang dan juga cukup memacu kesabaran untuk mencapai puncak ini segera terlupakan.
Ya.. ini adalah perjalanan pendakian bersama highcamp yang kesekian kalinya semula yang daftar cukup banyak tapi pada saat pelasanaannya banyak juga peserta yang berguguran baik karena alasan pekerjaan dan urusan yang datang mendadak. Dan jadilah yang tadinya berjumlah 27 orang tersisa hanya 9 orang. Belum lagi pesawat kami dari Jakarta yang delay dan menyebabkan kami harus lari sprint di bandara Juada agar tidak tertinggal pesawat selanjutnya menuju Mataram, dan semuanya bisa berhasil dilalui berkat kerja sama tim yang kompak dari teman-teman seperjalanan. Dan tidak lama kemudian kami sudah berada didalam minibus yang bergerak meninggalkan kota Mataram menuju Desa Pancasila dimana titik awal pendakian ke puncak Gunung Tambora berada. Sampai di Desa pancasila pada keesokan paginya setelah menempuh perjalanan semalam suntuk dari Mataram, namun sempat sejenak menikmati sunset di selat Sumbawa sewaktu kami menyeberang dari pulau Lombok, terlihat puncak Rinjani yang mencuat berdiri.
Rute pendakian gunung Tambora banyak landainya namun berbelok-belok, dan untuk menyingkat waktu pendakian kami menyewa ojek motor untuk mengantarkan kami hingga ke batas hutan. Lumayan juga, karena bisa menghemat waktu dan tenaga, karena kalau ditempuh dengan jalan kaki akan memakan waktu kurang lebih 3 jam untuk sampai di pintu hutan. Tapi kalau dengan ojek motor hanya kurang lebih 30 menit. Dari pintu hutan hingga ke Pos I jalannya lebih cenderung datar dan sesekali menanjak melewati semak belukar dan onak berduri, banyak sekali terdapat tanaman pakis sayur yang bisa dipakai untuk sayuran, pakis sayur ini beda dengan pakis hutan yang berbulu dan berasa pahit. Memasuki daerah Pos II mulailah kami disibukan oleh binatang kecil penghisap darah, ya…. PACET cukup banyak populasinya di hutan Tambora, ini menandakan ekosistim hutan Tambora masih bagus. Bianatan kecil yang tak kenal menyerah ini selalu berusaha untuk bergantung di kaki kami, adalah Mba Endah yang paling rajin menghitung jumlah pacet yang menempel di kakinya, “ wah ada banyak juga ya mba” timpal saya saat dia memberitahukan jumlah pacet yang berhasil dia buang dari kaki saat memasuki kawasan Pos II. Kami memang berhenti sejenak di Pos II disini ada pondok kecil dan dibawah pondok ini mengalir sungai kecil berair jernih. Tidak berlama-lama di Pos II, karena tanjakan cukup terjal sudah menanti kami, juga teman kecil yang haus darah masih tetap ada karena wilayah kekuasaan mereka hinga ke Pos III. Jalur pendakian menuju Pos III tidak begitu menanjak hanya selepas Pos II saja ada tanjakan setinggi kurang lebih seratus meter, setelah itu lebih cenderung moderat.

Pos III sendiri merupakan sebuah areal yang cukup luas bisa menampung sepuluh tenda, disini ada sebuah pondok dan sekitar 300 meter kita akan menjumpai sebuahmata air. Pos ini biasanya digunakan sebagai areal basecamp oleh pendaki, mereka akan menginap di sini dan baru dini harinya melakukan pendakian ke puncak. Pilihan seperti ini dilakukan karena pos IV dan pos V tidak memiliki sumber air. Pos III ini kami capai saat jarum jam menunjukan pukul 5 sore. Saya, Zaidi, Saeful dan Ermil terlebih dahulu sampai dan tak lama kemudian menyusul teman-teman lainnya. Bergegas kami mendirikan tenda, karena sore ini tampaknya mendung berat menggantung. Siang tadi kami dihajar hujan yang cukup deras sewaktu perjalanan dari pos I dan kembali hujan turun sewaktu mendekati Pos III. Satu persatu tenda mulai berdiri, dan keriuhan canda tawa ala basecamp mulai mewarnai suasana sore dan sama-samar semburan jingga sore masih bisa terlihat di balik mendung yang menggantung. Canda tawa Zaidi dengan logat melayu Malaysianya terdengar menimpali canda dari si Yadoet yang di juluki Nhanha sebagai “mahluk liar Tambora”. Kompor-kompor sudah dinyalakan dan semua sibuk dengan tugas masing-masing, ada yang mengiris bumbu dan sayur, ada yang menggoreng dan Bli Ermil yang berasal dari Bali, sibuk memasak nasi sementara bibir nya juga sibuk berkicau dengan logat Balinya yang khas. Nando yang telah membikin gempar orang-orang di sepanjang jalan karena wajah nya mirip sekali dengan Bam Vokalis band Samson, tenyata pintar sekali memasak. Tidak lama kemudian berkat dikerjakan secara keroyokan akhirnya ‘dinner’ kami pun siap disantap.
Malam semakin larut, dan perlahan satu demi satu dari kami mulai masuk kedalam kehangatan sleeping bag masing-masing, masih ada yang bertahan berbincang-bincang dan bercanda, tapi saya sudah lelah sekali, entahlah mungkin karena sehari sebelumnya saya makan bakso dan pedas sekali sehingga membuat saya terkena diare yang cukup parah, dan ini membuat kondisi fisik saya turun drastis. Lemas sekali badan saat mendaki namun pesona Tambora agaknya yang telah memberikan kekuatan tambahan pada saya untuk tetap melangkah. Perlahan obrolan diluat tenda makin lama makin terasa sayup dan akhirnya saya telah terlelap dibuai pelukan malam di Gunung Tambora.
Suara mba Endah di tenda sebelah membangunkan saya, saya melirik jarum jam sudah berada pada angka 2 lewat. Kami memang berencana akan melakukan pendakian kepuncak atau istilah kerennya ‘Summit attack’ pada jam 2 dini hari, namun sepertinya akan molor sedikit dari waktu yang direncanakan. Setelah sarapan seadanya dan berdoa bersama yang dipimpin oleh Zaidi, kami pun perlahan bergerak menembus malam, iring-iringan kami jelas telihat lewat cahaya head lamp dikepala masing-masing. Tantangan yang bakal kami hadapi selepas dari Pos III ini adalah hutan jelatang. Jelatang adalah sejenis tumbuhan yang berbulu dan bila tersentuh kulit akan menimbulkan rasa sakit perih dan panas, rasa perih dan panas tersebut akan semakin terasa jika kita mengusap-usap kulit yang terkena sengatannya. Jadi jika tersengat dengan daun Jelatang, biarkan saja, sakitnya hanya sementara jangan di usap. Jelatang atau dikenal juga dengan sebutan “Daun Pulus” di Jawa Barat, ini banyak sekali terdapat di sepanjang jalur dari Pos III hingga ke Pos IV. Dalam gelap malam kami harus extra hati-hati melangkah agar tidak tersentuh daun jelatang yang ada dikiri kanan jalan. Tak lama kemudian kami sampai di hutan jelatang, ya… semua tumbuhan di punggungan ini semuanya jelatang, untunglah ada pohon tumbang yang menjadi jembatan titian kami melewati hutan jelatang tersebut. Namun bukan berarti kami semua selamat dari sengatan jelatang, sesekali kena juga bahkan menembus pakaian, dan rasa nya aduuuhh.. perih bercampur panas. Pos IV kami lewati saat hari masih gelap, dan sewaktu mencapai pos V langit sedikit sudah mulai terang dan kondisi medan pendakian sudah terbuka sehingga kita bisa memandang kearah laut tampak sayup-sayup pulau Satonda yang tidak begitu jauh dari pantai Labuan Kenanga. Semakin terus mendaki bias matahari pagi semakin terang dan disambut oleh suara kokok ayam hutan yang bersahut-sahutan ditambah lagi dengan kicauan burung, angin semilir menerpa daun cemara menghasilkan suara desau. Sungguh suatu simpony alam yang membuat pagi semakin segar untuk dinimati. Zaidi sudah duluan jauh didepan sementara saya dan Nando berjalan beriringan, dibelakang kami terlihat Bli Ermil yang terkadang sibuk dengan kamera videonya. Panjang memang etape dari Pos V menuju kawasan bibir kawah Tambora, jalannya berbelok-belok mengikuti kontur punggungan cukup membosankan tapi semua itu terbayar tak kala pandangan mata disuguhi dengan bentangan kawah raksasa yang sangat luas dan dalam… menakjubkan sekali, konon katanya butuh tiga hari untuk mengelilingi kawah ini, saya mencoba memperhatikan detailnya, diding kawah yang kok dan karena dalamnya kawah tersebut sehingga menghasilkan pemandangan yang menakjubkan. Didasar kawah tampak terlihat ada telaga genangan air berwarna kehijauan sebagai akibat dari belerang. Gunung ini masih aktif, terlihat dari asap sulfur yang keluar dari beberapa lubang kepundan kecil yang ada baik dinding dasar kawah maupun di dasarnya.
Seperti biasa naluri “Narsis” kami segera kambuh, sudah bisa ditebak kelanjutannya adalah foto-foto, saat itu baru ada saya, Nando, Zaidi dan Ermin yang baru sampai di bibir kawah, jadilah kami berempat mulai sibuk mengarahkan lensa kamera ke berbagai arah, luasnya kaldera Tambora ini tak mampu ditangkap utuh oleh lensa cameraku. Puas berada disini kami mulai melirik puncak yang berada disebelah kanan kami, dan saat melangkah kesana tiba-tiba kabut menutupi seluruh kawah, untung sebelumnya saya dah pernah tahu mendan Tambora ini jadi tidak terlalu susah untuk menemukan jalan setapak ke puncak.
Seperti biasa naluri “Narsis” kami segera kambuh, sudah bisa ditebak kelanjutannya adalah foto-foto, saat itu baru ada saya, Nando, Zaidi dan Ermin yang baru sampai di bibir kawah, jadilah kami berempat mulai sibuk mengarahkan lensa kamera ke berbagai arah, luasnya kaldera Tambora ini tak mampu ditangkap utuh oleh lensa cameraku. Puas berada disini kami mulai melirik puncak yang berada disebelah kanan kami, dan saat melangkah kesana tiba-tiba kabut menutupi seluruh kawah, untung sebelumnya saya dah pernah tahu mendan Tambora ini jadi tidak terlalu susah untuk menemukan jalan setapak ke puncak.
Dan begitulah, puncak kami capai sekitar jam delapan lewat seperapat. Masih berkabut, tapi tak lama kembali cerah tepat setelah Zaidi mengumandangkan Azan lambat laun seluruh kabut tersibak dan tampaklah pemandangan sosok kawah Tambora yang telah sangat besar, tidak heran jika letusan Tambora ini telah membuat eropah tidak mempunyai musim panas selama setahun dan ini juga telah membuat Napoleon kalah di Waterloo. Lama saya berdiri menikmati pemandangan yang spektakuler ini, gunung ini begitu termasyur karena sejarah yang ditorehkannya, beruntung rasanya bisa menjambangi lagi puncak gunung ini.
Satu persatu teman-teman kami mulai berdatangan, Fedy dan menyusul Nhanha, Mba Endah, Bang Kamser dan Yadi. Sementara kami yang telah dulu yaitu saya, Zaidi, Nando dan Ermil mengabdikan menyambut mereka dengan hangat. Seperti biasa kehebohan dari masing-masing dalam hal berfoto ria, melebihi para model-model kondang, foto keluarga bersama adalah hal yang wajib dan ditemani oleh spanduk dari para donatur kami yaitu CONSINA dan AVTECH.
Bahkan photographer kami yaitu Bang kamser yang membawa peralatan photography yang sangat lengkap dengan tele panjangnya sempat mengabadikan kami yang duluan sampai di puncak dari kejauhan, pasti hasil fotonya bagus sekali. Cukup lama kami menikmati susasana puncak Tambora dan akhirnya tiba waktunya kami kembali turun ke Pos III, dengan diiringi kabut tipis yang mulai merayapi kawasan puncak kamipun mulai melangkah turun. Malam ini kami akan bermalam di Pos III dan besok paginya baru turun ke Pancasila, dan langsung menuju tujuan berikutnya yaitu Pulau Satonda, pulau ini menjadi tersohor juga karena disini terdapat danau air asin satu-satunya didunia (belum ada data lainnya yang membantah anggapan ini). Saya melangkah mengikuti jalan setapak yang membawa turun dari kawasan puncak, dengan membawa kenangan akan pesona si gagah Tambora………